Kamis, 26 November 2015

Asyik, Akhirnya Game PS2 Bisa Dimainkan di PS4

Banyak pengguna PlayStation 4 yang menginginkan adanya semacam fitur backward compatibility game PlayStation 2. Dan akhirnya Sony mengabulkan permintaan tersebut.

Ya, produsen game rakasa asal Jepang itu mengonfirmasi bahwa mereka tengah mengupayakan agar game-game PlayStation 2 bisa dimainkan di PlayStation 4, dikutip dari Wired, Minggu (22/11/2015).

"Kami saat ini tengah menggarap teknologi emulasi PlayStation 2 guna menghadirkan game-game PlayStation 2 ke PlayStation 4. Saat ini belum ada informasi lebih lanjut yang bisa kami berikan," ujar juru bicara Sony.

Namun game PS2 tersebut hanya bisa dimainkan menggunakan software emulator yang ada di PS4. Contohnya bundle konsol PlayStation 4 Star Wars: Battlefront, dimana di dalamnya terdapat pilihan game lawas, seperti Super Star Wars, Star Wars: Racer Revenge, Star Wars: Jedi Starfighter, dan Star Wars: Bounty Hunter.

Di samping itu, semua game-game tadi memang benar-benar sebuah emulasi, bukanlah porting seperti yang biasa dilakukan. Jadi, jangan harap game-game PlayStation 2 itu akan miliki perbedaan tampilan yang signifikan.

PlayStation 2 merupakan salah satu platform gaming popular milik Sony. Ada ribuan game yang telah rilis di masa keemasan itu. Tak heran, jika kembalinya game-game PlayStation 2 menjadi kabar yang menggembirakan bagi pecinta game-game lawas.

Axioo Siap Lahirkan Ribuan Teknisi Handal dengan Menggandeng SMK

Berkeinginan untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia, Axioo menggeber program khusus yang mengandeng Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program yang bernama Axioo Class Program ini diharapkan mampu mencetak ribuan teknisi handal di tanah air.

Dijelaskan CEO Axioo Samuel Lawrence, program ini telah berlangsung sejak 2009 silam. Saat ini ada 120 sekolah yang telah bergabung, dan masih ada 100 sekolah lagi yang masih dalam proses.

Program ini, kata Samuel, mentransformasikan teknologi yang dipunyai Axioo dalam bentuk suatu pengajaran yang bisa diserap oleh para siswa. "Kami buatkan dalam bentuk sebuah buku beberapa seri dan kurikulum pendidikan," ujar Samuel.

Dilanjutkannya, para siswa tidak saja diajarkan merakit notebook ataupun ponsel. Mereka juga diberikan ilmu teknik memperbaiki kedua perangkat tersebut. "Setelah mereka lulus sudah punya bekal untuk membuat usaha perbaikan notebook ataupun ponsel," kata bos Axioo ini.

Meski demikian, pihaknya juga akan turut membantu menyalurkan lulusan program ini ke berbagai perusahaan.

"Kami membuat divisi khusus untuk membantu mereka mencari tempat magang. Begitu pula saat mereka lulus, kami akan membantu menyalurkannya. Tidak hanya di Axioo, tapi juga di perusahaan lain," jelas Samuel.

"Axioo sendiri sudah menempatkan ratusan lulusan menjadi teknis di service center Axioo di seluruh Indonesia," pungkasnya.