Minggu, 27 September 2015

Merambah Bisnis Mobile Games, Sega Rilis 'Puzzle & Glory'

Langkah SEGA di bisnis game mobile semakin mantap. Hal itu kemudian dibuktikannya dengan merilis game berjudul Puzzle & Glory untuk platform Android dan iOS.

Dalam pengembangannya, salah satu publisher game lawas asal Jepang itu bekerjasama dengan Demiurge Studios, developer game yang telah diakuisisi oleh divisi mobile SEGA di awal tahun 2015. Sebagai informasi, Demiurge Studios pun sebelumnya dikenal sebagai developer game di balik terciptanya Marvel Puzzle Quest.

Karenanya, gameplay yang ditawarkan di Puzzle & Glory ini mirip dengan Marvel Puzzle Quest. Dikutip dari Social Times, Sabtu (26/9/2015), Puzzle & Glory mengusung genre puzzle match-three dengan sedikit sentuhan RPG (role-playing game).

Maka dari itu, selain mencocok-cocokan puzzle, gamer juga bisa melakukan upgrade pada masing-masing hero. Gamer bermain dengan membuat sebuah tim yang terdiri dari tiga hero, dimana masing-masing hero yang ada di Puzzle & Glorry bisa didapat dengan cara unlock.

Level dalam Puzzle & Glory terbagi ke dalam beberapa petualangan yang berwujud seperti sebuah jalan. Seperti biasa, untuk bisa memulai pertandingan dibutuhkan satu buah energi, yang tentunya energi tersebut bisa terisi kembali dalam waktu tertentu.

Puzzle & Glorry hadir untuk dua platfrom, yakni Android dan iOS. Beruntung, SEGA membiarkan game terbarunya ini untuk didownload secara gratis di masing-masing toko aplikasi. Meski gratis, namun tetap ada sistem in-app purchase di dalam game ini.

Rahasia Bill Gates Menjadi Manusia Super Kaya

Pendiri Microsoft, Bill Gates, berulangkali dinobatkan menjadi orang terkaya dunia. Menurut Forbes, harta terakhirnya di kisaran USD 80 miliar. Mengapa pria berusia 59 tahun ini bisa super kaya?

"Karena dia begitu kaya, orang kadang berpikir dia ini superhuman. Tapi Gates bisa begitu makmur bukan karena dia ini manusia super," kata Sam Wilkin, penulis buku Wealth Secret of the One Percent yang dikutip dari Time, Jumat Jumat (18/9/2015).

Ada banyak faktor mengapa Bill Gates bisa mengumpulkan begitu banyak uang. Salah satunya dari awal berdirinya Microsoft, Gates sudah berusaha melindungi semua produk buatannya dengan hukum sehingga tak bisa ditiru pihak lain.

"Pada dasarnya begini yang dia lakukan. Pada tahun 1970-an ketika dia memulai Microsoft, tidak ada perlindungan untuk hak cipta software atau properti intelektual. Bill Gates mampu mengubah hal ini. Keuntungan baginya yang tak dimiliki bos perusahaan teknologi lain adalah ayahnya seorang pengacara," papar Wilkin.

"Jadi dia bisa membuat kontrak legal untuk melindungi produk-produknya, yang mencegah pihak lain meniru software buatannya. Itu membuatnya berjalan terpisah dari kompetitor dan itulah bagaimana dia bisa melangkah menuju kemakmuran," tambahnya.

Selain itu dari hasil risetnya, Wilkin menyatakan miliarder seperti Gates ini sejak kecil sudah punya keinginan untuk memiliki banyak uang. "Memiliki tujuan sejak muda untuk memiliki uang adalah pemicu utama orang-orang ini menjadi super kaya," katanya.